Semarak Kemah Bhakti Penggalang MTsN 2 Wonogiri 2026

MTs Negeri 2 Wonogiri resmi membuka kegiatan Kemah Bhakti Penggalang bertajuk “AKSARA” (Ajang Keakraban dan Sambut Pramuka Penggalang) pada Rabu (29/4/2026). Kegiatan ekstrakurikuler yang penuh dengan nilai kedisiplinan dan kebersamaan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis (29–30 April 2026).

Upacara Pembukaan penuh Khidmat

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat di bumi perkemahan. Bertindak sebagai Pembina Upacara sekaligus yang membuka acara secara resmi yakni Kakak Ir. H. Suprapto, M.M. selaku perwakilan dari Kwarcab Wonogiri. Dalam amanatnya, beliau berpesan agar para peserta dapat memanfaatkan momen perkemahan ini untuk menempa diri menjadi pribadi yang mandiri dan berkarakter.

Edukasi Anti-Bullying dan Pembentukan Karakter

Usai upacara pembukaan, para siswa langsung mendapatkan pembekalan materi edukatif dari Kwarcab Wonogiri. Sesi ini diisi oleh Kak Titin dan Kak Bep yang membawakan tema inspiratif “Pramuka Menginspirasi, Bullying Diakhiri”. Melalui materi ini, para peserta diajak untuk saling menghargai sesama teman serta berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.

Menanamkan Jiwa Korsa Bersama TNI Koramil Wonogiri.

Tak hanya itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi Kedisiplinan dan Bela Negara bersama jajaran TNI Koramil Wonogiri, yaitu Pak Giri, Pak Anton, dan Pak Jaka. Dalam sesi yang disampaikan langsung oleh Pak Giri, para siswa dibekali pemahaman mendalam tentang pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan kemudian diteruskan dengan latihan Baris-Berbaris (PBB) di lapangan. Melalui latihan fisik dan konsentrasi ini, diharapkan tumbuh jiwa korsa, rasa kebersamaan, dan kekompakan antar sesama anggota penggalang.

Kehangatan Api Unggun dan Pentas Seni Kemah Bhakti

Setelah melaksanakan rangkaian kegiatan yang padat dari pagi hingga sore hari, para peserta diberikan jeda waktu untuk beristirahat, membersihkan diri dan lingkungan, serta melaksanakan ibadah secara berjamaah. Memasuki malam hari, suasana perkemahan semakin semarak dengan digelarnya kegiatan yang paling ditunggu-tunggu, yakni Upacara Api Unggun. Nyala Api Darma yang membumbung tinggi menjadi simbol berkobarnya semangat para pandu muda MTsN 2 Wonogiri. Ditemani hangatnya kobaran api unggun, malam keakraban dilanjutkan dengan pertunjukan pentas seni (pensi). Setiap regu menampilkan bakat terbaik mereka, mulai dari tarian daerah, nyanyian, atraksi seni bela diri, hingga drama singkat. Kemeriahan dan kehangatan malam itu ditutup saat waktu menunjukkan larut malam, di mana para siswa diimbau untuk membersihkan diri dan beristirahat di tenda masing-masing guna menyiapkan energi esok hari.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *