MATAMUDA 2026/2027: Bekali Murid dengan Karakter Positif

Wonogiri, 15 Juli 2026 – Komitmen MTs Negeri 2 Wonogiri dalam mewujudkan Madrasah Ramah Anak terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang edukatif dan membangun karakter peserta didik. Pada Rabu, 15 Juli 2026, rangkaian MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah) Tahun Pelajaran 2026/2027 diisi dengan materi-materi yang bertujuan membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, serta mampu menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi Pencegahan Kenakalan Remaja oleh Ananda LV Zaleekha Aatmadeva Sastramooi, selaku Duta GENRE Matsada. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan dekat dengan dunia remaja, ia mengajak peserta didik baru untuk memahami bahwa menjadi remaja yang keren bukanlah tentang mengikuti pergaulan yang salah, melainkan berani mengambil keputusan yang baik bagi masa depan.

Dalam materinya, Duta GENRE memperkenalkan “Jurus Jitu Anti Nakal” yang disingkat TEMAN, sebagai panduan sederhana namun bermakna agar remaja terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja. TEMAN terdiri atas:

  1. Taat Beribadah, menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam setiap tindakan.
  2. Etika yang Baik, membiasakan sikap sopan santun, menghormati guru, orang tua, dan sesama teman.
  3. Memilih Pergaulan yang Baik, karena lingkungan pertemanan sangat memengaruhi karakter dan masa depan seseorang.
  4. Aktif Berkegiatan Positif, seperti mengikuti organisasi, ekstrakurikuler, olahraga, maupun kegiatan sosial yang dapat mengembangkan potensi diri.
  5. Ngobrol atau Curhat dengan Orang yang Dipercaya ketika menghadapi masalah, sehingga tidak mengambil keputusan yang salah akibat memendam persoalan sendirian.

Melalui konsep TEMAN, peserta didik diajak memahami bahwa mencegah kenakalan remaja bukan hanya dengan menjauhi hal-hal negatif, tetapi juga membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Materi berikutnya disampaikan oleh Ibu Nur Laila Masyrifatun Ni’mah, S.Pd. mengenai 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Beliau menjelaskan bahwa kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten akan membentuk karakter unggul sekaligus menjadi bekal dalam meraih kesuksesan. Adapun 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat meliputi:

  1. Bangun Pagi, membiasakan diri memulai hari lebih awal agar lebih disiplin dan produktif.
  2. Beribadah, menjadikan nilai spiritual sebagai fondasi utama dalam kehidupan.
  3. Berolahraga, menjaga kesehatan jasmani agar tubuh tetap bugar dan semangat belajar.
  4. Gemar Belajar, menumbuhkan rasa ingin tahu serta semangat untuk terus mengembangkan kemampuan diri.
  5. Makan Sehat dan Bergizi, sebagai upaya menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang yang optimal.
  6. Bermasyarakat atau Bersosialisasi, belajar bekerja sama, menghargai orang lain, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
  7. Tidur Lebih Awal, agar tubuh memperoleh waktu istirahat yang cukup sehingga siap menjalani aktivitas keesokan harinya.

Melalui penyampaian yang interaktif, peserta didik diajak untuk mulai menerapkan ketujuh kebiasaan tersebut sejak hari pertama menjadi bagian dari keluarga besar MTs Negeri 2 Wonogiri.

Suasana semakin menyentuh ketika sesi Sosialisasi Anti Bullying yang disampaikan oleh Bapak Abdur Rahman Khoger, S.Pd. Beliau mengajak seluruh peserta didik memahami bahwa setiap ucapan maupun tindakan memiliki dampak bagi orang lain. Tidak sedikit kasus perundungan yang berawal dari candaan yang dianggap sepele, tetapi meninggalkan luka yang mendalam bagi korbannya.

Untuk membantu peserta didik memahami perasaan seseorang yang menjadi korban perundungan, Bpk Khoger mengajak seluruh peserta menyimak sekaligus memaknai lagu “Gajah” yang dipopulerkan oleh Tulus. Lagu tersebut menjadi media refleksi tentang bagaimana rasanya menerima ejekan karena perbedaan yang dimiliki

Ada peserta yang terlihat menitikkan air mata karena tersentuh oleh pesan yang disampaikan. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki keunikan yang patut dihargai, bukan dijadikan alasan untuk merundung atau mengejek.

Sebagai penutup, seluruh peserta didik baru bersama-sama mengucapkan Ikrar Anti Perundungan sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, saling menghormati, dan penuh kepedulian. Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui penandatanganan Deklarasi Anti Bullying oleh seluruh peserta didik sebagai simbol kesiapan mereka menjadi pelopor budaya saling menghargai di lingkungan madrasah.

Melalui rangkaian kegiatan ini, MTs Negeri 2 Wonogiri berharap seluruh peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan madrasah, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta keberanian untuk menolak segala bentuk kenakalan remaja dan perundungan. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Madrasah Ramah Anak yang aman, nyaman, inklusif, dan berkarakter dapat terus diwujudkan bersama oleh seluruh warga madrasah.

2 komentar untuk “MATAMUDA 2026/2027: Bekali Murid dengan Karakter Positif”

  1. Neneng Nopiyanti

    Untuk MTSN 2 Wonogiri saya selaku orang tua dr salah satu murid baru di MTSN 2 Wonogiri mempercayakan ank saya untuk menjadi bagian dari MTSN 2 Wonogiri supaya kebelakang nya ank saya menjadi lebih baik ilmu agama nya serta akhlak nya semoga MTSN 2 Wonogiri sukses selalu

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *